
Kota Jambi (MTsN 2) - Dalam upaya meningkatkan kompetensi pedagogik dan mutu pembelajaran, sejumlah guru Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dari MTsN 2 Kota Jambi mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) tingkat kota. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, bertempat di MTs An Nizham dengan fokus utama pembahasan kurikulum masa kini.
Utusan dari MTsN 2 Kota Jambi yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Syarifah Aisyah, Desi Karlina, dan Neng Triyani. Kehadiran ketiga pendidik ini menjadi bentuk komitmen madrasah dalam memastikan setiap guru mendapatkan pembaruan informasi terkait metode pembelajaran yang paling efektif bagi peserta didik.
Pertemuan kali ini mengangkat tema yang sangat strategis, yakni "Implementasi Ko-Kurikuler dalam Pembelajaran KBC". Materi ini dipaparkan langsung oleh narasumber ahli, Dr. M. Sidik, S.Ag, M.Pd., yang memberikan wawasan mendalam mengenai bagaimana menyelaraskan antara kurikulum formal dengan kegiatan pendukung di luar kelas.
Dalam pemaparannya, Dr. M. Sidik menjelaskan bahwa kegiatan kokurikuler sejatinya adalah penguatan terhadap materi yang telah dipelajari siswa di kelas. Melalui kegiatan ini, siswa diberikan kesempatan untuk mendalami substansi pelajaran secara lebih praktis, sehingga pemahaman yang terbentuk menjadi lebih kuat dan tahan lama.

Lebih dari sekadar penguatan akademik, ruh dari kegiatan kokurikuler adalah pengembangan karakter dan sikap pribadi anak. Setiap penugasan harus dirancang sedemikian rupa agar mampu menumbuhkan nilai-nilai moral, kedisiplinan, serta integritas yang menjadi ciri khas profil pelajar madrasah.
Mengenai teknis pelaksanaan, diputuskan bahwa mekanisme kokurikuler dikembalikan sepenuhnya kepada kebijakan masing-masing madrasah. Hal ini bertujuan agar setiap satuan pendidikan, termasuk MTsN 2 Kota Jambi, dapat menyesuaikan program dengan sarana, prasarana, serta kebutuhan spesifik siswa di lingkungannya.
Syarifah Aisyah, Desi Karlina, dan Neng Rinayani juga mencermati poin penting mengenai manajemen program, di mana wali kelas ditetapkan sebagai koordinator utama kegiatan. Wali kelas dianggap sebagai pihak yang paling memahami kondisi siswa secara personal, sehingga koordinasi program dapat berjalan lebih efektif dan terarah.
Topik lain yang menjadi sorotan adalah konsep "Pembelajaran Wajib Bermitra Mendalam". Konsep ini menuntut guru untuk tidak bekerja secara sendirian, melainkan harus berkolaborasi dengan seluruh rekan sejawat di madrasah untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang terintegrasi dan menyeluruh.
Selain kolaborasi internal, kemitraan mendalam ini juga mencakup hubungan antara madrasah dengan orang tua dan wali murid. Sinergi antara guru dan orang tua menjadi fondasi utama dalam memantau perkembangan sikap anak, terutama saat mereka menjalankan tugas-tugas kokurikuler di luar jam sekolah formal.
Melalui partisipasi aktif dalam MGMP ini, diharapkan para guru IPS MTsN 2 Kota Jambi dapat segera mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk memperkaya pengalaman belajar siswa. Dengan semangat kolaborasi dan fokus pada pengembangan karakter, MTsN 2 Kota Jambi terus berkomitmen untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang luhur. (JLM)
Tim Humas MTsN 2 Kota Jambi
Editor: Leni Marlina
Facebook dan YouTube:
MTsNegeri 2 Kota Jambi
Instagram dan Tiktok:
@mtsn2kotajambi
WhatsApp:
+62 895-3910-32379
#masandaPINTAR:
MTsN 2 Kota Jambi: Peduli lingkungan, Inovatif, Nalar, Teknologi, Amanah, Religius.
#mtsn2kotajambi #madrasahmajubermutumendunia #ZonaIntegritasMASANDA
|
978x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...