
Kota Jambi (MTsN 2) - Memasuki Tahun Pelajaran 2026/2027, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Jambi tengah mematangkan persiapan untuk menyambut kedatangan para peserta didik baru. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, masa orientasi yang semula dikenal dengan sebutan Matsama (Masa Ta'aruf Siswa Madrasah) kini resmi berganti istilah menjadi Matamuda (Masa Taaruf Murid Madrasah). Persiapan ini dilakukan dengan merujuk langsung pada Buku Panduan Matamuda TA 2026-2027 yang diterbitkan resmi oleh Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah, Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan orientasi berjalan secara terstruktur dan sesuai dengan standar nasional kementerian.
Kegiatan Matamuda tahun ini mengusung jargon Sehat, Aman, Nyaman, dan Menyenangkan (SENYAMAN). Berbeda dengan orientasi konvensional, program ini diarahkan agar tidak hanya menjadi media pengenalan lingkungan fisik madrasah saja. Lebih dari itu, Matamuda dikonsepkan sebagai pengalaman awal yang berkesan, hangat, dan ramah, sehingga mampu menumbuhkan rasa percaya diri serta kenyamanan psikologis bagi seluruh murid baru sejak hari pertama mereka melangkah di lingkungan madrasah.
Salah satu arah perubahan yang paling mendasar adalah pergeseran model penyampaian materi yang selama ini kerap didominasi oleh ceramah satu arah atau pidato panjang yang membosankan. Melalui metode baru ini, panitia wajib menerapkan ragam metode interaktif yang melibatkan murid secara aktif, seperti diskusi kelompok, simulasi, hingga tur eksplorasi lingkungan madrasah. Melalui keterlibatan langsung tersebut, pesan-pesan edukatif mengenai kemadrasahan, moderasi beragama, serta wawasan kebangsaan diharapkan dapat dipahami dan diinternalisasi secara lebih alami oleh para murid.
Aspek pembiasaan karakter juga diatur secara disiplin, di mana setiap pagi sebelum rangkaian aktivitas lain dimulai, seluruh murid baru bersama panitia wajib menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars Madrasah secara bersama-sama dalam formasi yang tertib namun tetap ceria. Sebagai penyeimbang, pada akhir sesi harian, kegiatan harus ditutup secara khidmat dengan menyanyikan Himne Madrasah. Ritual sederhana ini dirancang sebagai instrumen untuk menumbuhkan rasa bangga, kedisiplinan, dan rasa memiliki terhadap almamater sejak dini.
Hal yang tidak kalah strategis dalam tatalaksana Matamuda kali ini adalah adanya agenda Pemetaan Talenta Murid Baru yang dilakukan secara terstruktur. Selama orientasi berlangsung, wali kelompok akan diterjunkan langsung untuk mengamati berbagai ranah potensi siswa, baik akademik maupun nonakademik. Ranah yang diamati meliputi kemampuan literasi-numerasi, tahfidz Al-Qur'an, kepemimpinan, olahraga, seni, hingga minat pada bidang sains dan teknologi. Hasil pengamatan harian ini nantinya akan diwujudkan dalam dokumen resmi Peta Talenta Murid Baru.
Untuk memfasilitasi keragaman potensi tersebut, madrasah diharapkan menyiapkan ruang khusus bertajuk "Pentas Ekspresi Murid Baru" sebagai puncak acara pemetaan bakat. Sesi ini memberikan panggung seluas-luasnya bagi para peserta didik baru untuk menampilkan bakat unik mereka, seperti membaca puisi, berpidato, atau unjuk keterampilan keagamaan secara sukarela tanpa paksaan. Pendekatan yang digunakan bersifat apresiatif dan suportif, di mana tidak ada unsur perlombaan atau saling membandingkan antarmurid demi menghindari tekanan psikologis pada anak.
Di samping kesiapan mental dan bakat, aspek kesehatan fisik turut diintegrasikan secara digital melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Para siswa baru diharapkan untuk melakukan pengisian data kuesioner kesehatan melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile yang bekerja sama dengan fasilitas kesehatan setempat. Rekam data kesehatan dari aplikasi ini nantinya akan digabungkan ke dalam Profil Belajar Siswa (PBS) untuk membantu menyusun program pembinaan yang tepat dan adaptif di masa depan.
Prinsip keamanan juga diperketat dengan aturan tegas mengenai penciptaan lingkungan madrasah yang aman dan bebas perundungan (anti-bullying). Segala bentuk aktivitas yang bersifat menghukum, mempermalukan, merendahkan martabat, atau membahayakan keselamatan fisik dan mental murid baru dilarang keras untuk dimasukkan ke dalam susunan acara. Bagi siswa berkebutuhan khusus atau madrasah inklusi, pelaksanaan kegiatan diwajibkan untuk diadaptasi secara proporsional guna menjamin hak partisipasi yang setara.
Guna memastikan seluruh asas kemadrasahan tersebut terpenuhi, tatalaksana akan ditutup dengan mekanisme monitoring dan evaluasi pasca-kegiatan menggunakan lembar instrumen penilaian resmi. Hasil akhir pemetaan dari seluruh instrumen, mulai dari Profil Belajar Siswa hingga rekapitulasi Peta Talenta Murid Baru, wajib dikompilasi secara rapi oleh panitia. Data komprehensif tersebut nantinya akan diserahkan langsung kepada kepala madrasah serta guru bimbingan konseling dan wali kelas sebagai basis intervensi akademik maupun psikologis sepanjang tahun pelajaran berjalan.
Bagi masyarakat, maupun orang tua wali murid yang ingin mempelajari seluruh ketentuan teknis pelaksanaan orientasi ini, Buku Panduan resmi Matamuda TA 2026/2027 dapat diunduh di web MTsN 2 Kota Jambi pada menu pengumuman/info penting atau langsung melalui tautan berikut:
https://mtsn2kotajambi.mdrsh.id/wsqx23weuf5gfha/a3a94a58bba876b7360d40f6e4712187870.pdf.
Tim Humas MTsN 2 Kota Jambi
Editor: Leni Marlina
Facebook dan YouTube:
MTsNegeri 2 Kota Jambi
Instagram dan Tiktok:
@mtsn2kotajambi
WhatsApp:
+62 895-3910-32379
#masandaPINTAR:
MTsN 2 Kota Jambi: Peduli lingkungan, Inovatif, Nalar, Teknologi, Amanah, Religius.
#mtsn2kotajambi #madrasahmajubermutumendunia #ZonaIntegritasMASANDA
|
1196x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...