
Kota Jambi (MTsN 2) - MTsN 2 Kota Jambi kembali melaksanakan kegiatan upacara bendera rutin hari Senin (20/7/2026) yang diikuti oleh guru, staf tata usaha, serta ratusan siswa-siswi di halaman utama madrasah. Pelaksanaan upacara mingguan ini menjadi sarana strategis dalam membangun jiwa nasionalisme, memperkuat karakter kedisiplinan, serta menyampaikan berbagai evaluasi kelembagaan.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Martha Wahudi, menyampaikan amanat penting terkait kebiasaan positif sehari-hari. Dalam pembukaannya, beliau mengajak seluruh peserta didik untuk menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) yang kuat terhadap lingkungan MTsN 2 Kota Jambi.
Poin utama yang digarisbawahi oleh Martha Wahudi adalah pentingnya kerja sama seluruh siswa dalam menjaga kebersihan dan keindahan sarana prasarana madrasah. Menurutnya, madrasah merupakan milik bersama yang keberadaannya harus dirawat secara bergotong royong demi menciptakan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan berakhlak.

"Madrasah ini adalah tempat kita menimba ilmu dan beraktivitas setiap hari. Menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan bukan hanya tugas petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh civitas akademika," tegas Martha Wahudi di hadapan barisan siswa.
Selain masalah kebersihan, kedisiplinan waktu dalam pelaksanaan upacara turut mendapat perhatian mendalam. Beliau mengingatkan para siswa untuk hadir tepat waktu memulai upacara. Ketepatan waktu dalam memulai prosesi upacara dinilai sangat krusial agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan khidmat tanpa mengganggu efektivitas jadwal Jam Belajar Mengajar (JBM) berikutnya.
Isu krusial lain yang ditegaskan dalam amanat tersebut adalah pembatasan penggunaan gawai (smartphone) di lingkungan madrasah. Martha memberikan peringatan tegas karena masih ditemukan beberapa siswa yang membawa HP tanpa instruksi pembelajaran. Beliau menjelaskan bahwa kebijakan pembatasan penggunaan gawai ini merujuk langsung pada arahan Gubernur Jambi yang diperkuat oleh imbauan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi.

Langkah pembatasan teknologi gawai ini diterapkan guna menjaga fokus belajar siswa, meminimalisasi dampak negatif media sosial saat jam sekolah, serta membangun interaksi sosial yang sehat antarpeserta didik selama berada di lingkungan madrasah.
Beliau kembali mengingatkan para siswa putra yang rambutnya sudah mulai panjang untuk segera merapikannya sesuai ketentuan madrasah. Di samping memberikan sejumlah catatan evaluasi, Waka Kesiswaan juga menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan siswa dalam menjaga kerapian berpakaian. Beliau memuji penampilan siswa-siswi yang makin tertib dan rapi, keseragaman sepatu hitam untuk kelas 7, hingga kerapian jilbab bagi siswi.

Petugas upacara gabungan dari Pengurus OSIM dan berbagai anggota ekstrakurikuler sukses menjalankan tugasnya dengan sangat apik dan penuh kedisiplinan. Sinergi serta kekompakan antarpeserta didik dalam mengemban amanah tersebut membuat jalannya prosesi pengibaran bendera hingga pembacaan naskah-naskah upacara berlangsung khidmat.
Melalui seluruh rangkaian arahan tersebut, pihak madrasah berharap pesan yang disampaikan dapat dipahami dan diimplementasikan oleh seluruh siswa dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai poin evaluasi ini diharapkan tidak sekadar menjadi imbauan formal, melainkan mampu membentuk karakter peserta didik MTsN 2 Kota Jambi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, serta peduli terhadap lingkungan madrasah. (JLM)
Tim Humas MTsN 2 Kota Jambi
Editor: Leni Marlina
Facebook dan YouTube:
MTsNegeri 2 Kota Jambi
Instagram dan Tiktok:
@mtsn2kotajambi
WhatsApp:
+62 895-3910-32379
#masandaPINTAR:
MTsN 2 Kota Jambi: Peduli lingkungan, Inovatif, Nalar, Teknologi, Amanah, Religius.
#mtsn2kotajambi #madrasahmajubermutumendunia #ZonaIntegritasMASANDA
|
840x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...