
Kota Jambi (MTsN 2) - Suasana sore di MTsN 2 Kota Jambi pada Selasa (10/2/2026) setelah bel pulang madrasah berbunyi dan sholat Asyar, puluhan siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) dari kelas 7 dan 8 tidak langsung beranjak pulang. Mereka berkumpul di lapangan utama untuk mengikuti latihan rutin yang kali ini dikemas dalam bentuk hiking edukatif menyusuri area lingkungan madrasah.
Kegiatan hiking ini dirancang untuk mengusir kejenuhan setelah seharian penuh mengikuti aktivitas belajar di kelas. Dengan memanfaatkan area lingkungan madrasah yang luas, para anggota PMR diajak untuk bergerak aktif sekaligus mengenal lebih dekat sudut-sudut madrasah mereka melalui rute penjelajahan yang telah ditentukan oleh pelatih. Latihan ini bertujuan untuk melatih ketahanan fisik serta kepekaan terhadap lingkungan sekitar.

Sepanjang jalur penjelajahan didirikan beberapa pos bayangan yang menjadi titik pemberhentian wajib bagi setiap regu. Di setiap pos tersebut, tantangan yang diberikan bukan sekadar ketangkasan fisik, melainkan uji wawasan. Para peserta diwajibkan menjawab berbagai pertanyaan krusial seputar materi dasar PMR, mulai dari sejarah palang merah hingga prosedur pertolongan pertama (PP) yang benar dan tepat.
Salah satu fokus utama dalam tantangan di tiap pos adalah pengetahuan mengenai obat-obatan herbal atau Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Para penguji memberikan pertanyaan kritis mengenai pemanfaatan tanaman alami yang ada di sekitar madrasah untuk pengobatan darurat. Hal ini bertujuan agar anggota PMR MTsN 2 Kota Jambi memiliki kemandirian dalam mencari solusi medis alternatif di saat obat-obatan kimia tidak tersedia.

Secara umum, tanaman herbal adalah jenis tumbuhan yang seluruh atau sebagian isinya (seperti daun, batang, bunga, atau akar) mengandung zat aktif yang bermanfaat bagi kesehatan atau dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit. Pengenalan ini penting agar anggota PMR memahami bahwa alam menyediakan obat alami yang efektif jika digunakan dengan cara yang benar. Para peserta tampak antusias ketika diminta mengidentifikasi jenis-jenis tanaman herbal .
Latihan di area lingkungan madrasah memberikan rasa aman namun tetap menantang. Dengan mengenal potensi tanaman herbal di madrasah sendiri, siswa diharapkan memiliki rasa memiliki dan peduli terhadap keasrian taman madrasah. Diharapkan kedepannya anggota PMR menjadi relawan yang cerdas dan mampu memanfaatkan sumber daya alam dengan bijak.

Salah satu anggota PMR kelas 7 mengungkapkan kegembiraannya mengikuti latihan ini. Menurutnya, metode belajar sambil berkeliling, jauh lebih menyenangkan dan masuk ke dalam ingatan dibandingkan hanya duduk mendengarkan materi di dalam ruangan.
Kegiatan sore itu ditutup dengan apel evaluasi dan pembacaan skor untuk kelompok yang paling tangkas menjawab pertanyaan pos. Setelah doa bersama, para siswa membubarkan diri dengan membawa pengetahuan baru dan fisik yang lebih bugar. Latihan rutin ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan dan kemanusiaan bisa dilakukan dengan cara yang seru dan penuh petualangan meski hanya di dalam lingkup madrasah. (JLM)
Tim Humas MTsN 2 Kota Jambi
Editor: Leni Marlina
Foto: Tim Dokumentasi MASANDA
Kunjungi Kami:
Facebook dan YouTube:
MTsNegeri 2 Kota Jambi
Instagram dan Tiktok:
@mtsn2kotajambi
WhatsApp:
+62 895-3910-32379
#mtsn2kotajambi #madrasahmajubermutumendunia
#masandaPINTAR #ZonaIntegritasMASANDA
MTsN 2 Kota Jambi: Peduli lingkungan, Inovatif, Nalar, Teknologi, Amanah, Religius.
|
986x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...