
Kota Jambi - Tiga siswa perwakilan MTsN 2 Kota Jambi telah selesai mengikuti kegiatan edukasi budaya bertajuk "Belajar Bersama" yang diselenggarakan oleh UPTD Museum Siginjei, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi pada Rabu (22/07/2026). Keikutsertaan para siswa ini dilaksanakan berdasarkan Surat Tugas resmi dari Plt. Kepala MTsN 2 Kota Jambi, Azikri, S.Pd.I., M.Pd.
Ketiga siswa yang menjalankan amanah tersebut adalah Ihksan Assidiki Pratama (kelas VIII I), Cicah Ellyana (kelas VIII F), dan Naura Hasna Nabila (kelas VIII G). Kegiatan yang berpusat di Museum Siginjei, Jalan Urip Sumoharjo No. 01 Kota Jambi ini berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan mengusung tema "Museum di Hatiku".
Acara diisi dengan penyampaian materi oleh Siti Arafah, yang memberikan sudut pandang baru bagi para peserta mengenai esensi sebuah museum. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa museum bukan sekadar gedung tua tempat menyimpan barang antik, melainkan gudang ide dan sumber inspirasi"ibarat "ChatGPT versi offline" yang menyediakan pengetahuan sejarah secara nyata dan autentik.

Selama kegiatan berlangsung, ketiga siswa MTsN 2 Kota Jambi diajak untuk memahami hakikat serta fungsi strategis museum. Mereka mempelajari bagaimana museum berperan sebagai pusat edukasi, pelestarian budaya, hingga ruang untuk menggali nilai-nilai masa lalu guna membentuk pola pikir kritis generasi muda.
Materi dilanjutkan dengan pengenalan jenis-jenis benda koleksi serta ragam museum yang ada di Provinsi Jambi. Para siswa mendapatkan penjelasan mengenai klasifikasi museum daerah serta berbagai benda peninggalan bersejarah yang menjadi saksi perjalanan peradaban masyarakat Jambi dari masa ke masa.
Salah satu koleksi bersejarah yang menarik perhatian para peserta adalah mesin pencetak URIPS (Uang Republik Indonesia Propinsi Sumatera). Melalui penjelasan mengenai koleksi ini, para siswa dapat memahami sejarah perjuangan kedaulatan ekonomi dan politik bangsa di wilayah Sumatera pada masa pertahanan kemerdekaan.

Selain mengenal koleksi museum, para siswa juga diperkenalkan pada materi teknis mengenai konservasi benda-benda sejarah. Mereka mempelajari proses penyelamatan, pemeliharaan, serta teknik pencarian dan perlindungan artefak atau "harta karun" yang terpendam di bawah tanah agar tetap terjaga keutuhannya.
Sesi materi konservasi dan penelusuran sejarah tersebut dikemas secara interaktif. Para peserta diajak mensimulasikan langkah-langkah identifikasi serta penyelamatan benda kuno, sehingga materi arkeologi yang terkesan rumit dapat dipahami secara menyenangkan dan mudah dicerna.

Kegiatan tersebut kemudian diakhiri dengan sesi kuis tanya jawab interaktif. Sesi ini menjadi sarana untuk mengulas kembali berbagai materi seputar museum dan sejarah lokal yang telah dipelajari oleh seluruh peserta selama acara berlangsung.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, ketiga siswa diharapkan dapat memperluas wawasan sejarah serta menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya daerah. Pengalaman berharga yang diperoleh dari Museum Siginjei ini diharapkan juga mampu memotivasi rekan-rekan siswa lainnya di MTsN 2 Kota Jambi untuk lebih mencintai dan peduli terhadap pelestarian sejarah bangsa. (JLM)
Tim Humas MTsN 2 Kota Jambi
Editor: Leni Marlina
Facebook dan YouTube:
MTsNegeri 2 Kota Jambi
Instagram dan Tiktok:
@mtsn2kotajambi
WhatsApp:
+62 895-3910-32379
#masandaPINTAR:
MTsN 2 Kota Jambi: Peduli lingkungan, Inovatif, Nalar, Teknologi, Amanah, Religius.
#mtsn2kotajambi #madrasahmajubermutumendunia #ZonaIntegritasMASANDA
|
967x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...